?

Kamis, 28 Juni 2012

MASA PELANGI

Semakin cepat waktu berlalu sepertinya tak sempat bagiku untuk mengenang kisah ini. Kau hadir dengan jutaan keindahan, begitu menawan membuatku terkait pada pesonamu. Hariku indah penuh dengan warna sejak saat itu. Kau yang  tak ku sangka begitu cepat tiba di depan hati ini. Bukan aku menunggu, bukan pula aku mengharap tapi, dengan kesendiriannya kau datang. Kau bagai penerang jalanku selama ini. Tak sedikitpun mendung maupun hujan kau berikan. Segores lukapun tak mampu kau torehkan.
 Walau ini gantung walau tanpa kepastian sungguh tak dapat ku mengela untuk menyayangimu. Setiap hari kau datang membawa warna terang di hariku.  Walau sedikit aneh bagiku menyayangimu. Karena rasa ini datang tanpa ku undang. Tapi, hingga detik ini aku belum bisa mengatakan bahwa ku cinta. Cinta terlalu rumit bagiku. Dia, dia  dan kau hanya kesayangan. Masih jauh dalam hati ini untuk mengatakan cinta. Dan mungkin perjalanan hidup ini masih panjang hingga cinta nyata keluar sendirinya dari hati ini… 

kepergianmu pasti akan banyak meninggalkan jejak. Kisah – kisah kelabu yang dulunya tertutup olehmu mungkin akan kembali. Maaf kawan.. sampai detik ini belum bisa ku membalas hari – hari indah itu. Mungkin  belum saatnya. Kelak akan tiba di suatu masa “insyaallah” aku akan membalasnya. Kawan maafkan aku.. aku belum bisa memberikan kenangan apapun padamu. Hanya seulas senyum manis ini yang dapat ku berikan :). Aku harap senyum ini bisa mengenang harimu bersamaku. Sedikit demi sedikit akan terbalas hari itu.  Satu hal yang tak mampu ku ungkap “Kau terukir begitu indah dalam masa-masaku”.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar